Showing posts with label #MalJumCeria. Show all posts
Showing posts with label #MalJumCeria. Show all posts

Thursday, 2 January 2014

#MalJumCeria Pedagang Sate Kuburan

Pedagang Sate di Bandung tentu banyak banget. Dari yang pinggiran sampe restoran, dari yang keliling sampe yang menetap di satu tempat. Tapi kalo kelilingnya di sekitar kuburan?. Yap, benar dikuburan. Di Bandung sendiri, ada beberapa Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang suka dipakai sebagai tempat mengubur keluarga yang telah meninggal.

Ada teman saya pernah berkata "Kok gitu sih, dikuburnya (Mamah saya) jauh dari rumah. Kalo di tempat saya, ada yang meninggal ya di kubur di halaman atau kebun deket rumah".

Di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung dan lainnya pemakaman memang dilakukan di tempat pemakanam umum, lagian dimana sih orang Bandung yang punya halaman luas di rumahnya. Selain sudah padat penduduknya, ya mending dijual ke pengembang-pengembang dengan harga yang selangit.

Eits, disini saya akan bahas salah satu pedagang sate yang sukses. Satenya selalu sold out. Pembelinya ngantri. Dan kamu tahu dimana dia berjualan? Di kuburan. Di salah satu TPU terbesar di Bandung, yang letaknya di Jl. Abdurahman Saleh. Saking besarnya, kuburan yang telah dihuni oleh sekitar 40.000 makam ini besarnya sampai ke perbatasan Bandara Husein Sastranegara dari Jl. Pajajaran dekat SMK Penerbangan.

Thursday, 6 June 2013

#JuniEnam #MalJumCeria Jendela

Neng, tolong bukakan tali pocong saya, saya sudah diam di luar Jendela eneng.

Thursday, 30 May 2013

#MalJumCeria Budak Hideung

~Dari kisah nyata seorang kenalan~

Jaman-jaman SMP jamannya peralihan dari anak kecil menjadi "sok gede". Segala pengen sendiri, udah mulai ikut-ikut ekstrakulikuler di sekolah. Apakah itu Paskribra (karena tertarik seragamnya yang tampak gagah kalau dikenakan), PMR (gaya aja gitu bisa nolongin orang), OSIS (kesannya organisasi paling tinggi di sekolah) atau Pramuka (buat yang suka berbau-bau alam, eh sekarang masih ada ini organisasi?).

Begitu pun Yadi, beranjak agak dewasa, dia ingin ikut kelompok dari ekstrakulikulernya untuk kemping di Pangalengan. Ceritanya, tibalah Yadi dan kelompoknya di Pangalengan untuk kemping,

Thursday, 23 May 2013

#MalJumCeria Lift

Pagi panas yang biasa bisa langsung tiba-tiba ceesssss dingin sesaat abis masuk pintu lobby kantor, ah segarnya. Lalu berdiri menunggu bersama segerombolan orang lainnya, demi masuk ke kotak yang terbuat dari besi berbentuk balok yang biasanya disebut lift di Britania Raya dan Elevator di Amerika Serikat. Lalu masuklah saya dan orang lainnya ke salah satu diantara empat lift yang ada dan menekan tombol 5, dimana ruangan kantor saya berada. Begitulah keseharian pagi saya pada hari kerja.

Ga cuma dua kali mamakai lift, pas masuk dan pulang kerja, kadang ditengah-tengah jam kantor, jika saya harus ke lantai 9 dan lantai 7 dimana para petinggi-petinggi perusahaan saya ada saya juga memakai benda berkatrol itu. Atau kadang saya pakai lift ke basement untuk salat, makan siang atau sekedar untuk jajan ke supermarket belakang kantor. Kadang sendirian atau bareng dengan teman.

Satu waktu, saya akan ke bawah dengan menggunakan lift, sendirian. Ga ada perasaan aneh,

Thursday, 16 May 2013

#MalJumCeria Murid Baru

Hari senin biasa ketika aku masuk kelas XII IPS 7 di SMA yang termasuk favorit di Kota Kembang ini. "ah, malesnya mesti upacara" eluhku dalam hati. Oh iya, sebelumnya perkenalkan nama aku Ratih Sudrajat, mojang Bandung asli. Puji sukur saya bisa melanjutkan sekolah di SMA favorit ini, tidak semua orang seberuntung saya.

Upacara berjalan seperti biasanya, pegal dan panas walau pun dipagi yang sejuk ini. Setelah upacara bendera, saya dan teman-teman lainnya masuk kelas masing-masing, kelas kami pelajaran pertamanya Matematika oleh Bu Hayati. Masih senin pagi biasa dan tidak ada yang aneh. Sampai .....

Thursday, 2 May 2013

#MalJumCeria Si Wanita Lontong (Diangkat dari Cerita Nyata)

Udah lama nih ga cerita-cerita, kamis kan sekarang, saatnya #MalJumCeria :D

Di tanah pasundan, tepatnya di daerah Bandung Utara, Lembang tepatnya, di sana wilayahnya masih asri, hijau, seger banget. Kalo kesana, kamu masih bisa mencium segarnya wangi daun-daun dipagi hari, even di siang hari pun udara masih terasa sejuk dan masih ada embun.

Cerita ini dimulai di salah satu desa di Lembang, Desa tersebut dikelilingi hijau dan segarnya tanaman Teh. Sepanjang mata memandang, hijau dimana-mana. Diselingi oleh para pekerja wanita dengan memakai topi caping yang sedang memetik pucuk teh. (pucuk-pucuk-pucuk *ulat-ulat berlomba makan pucuk teh -jadi keinget iklan itu) Rumah-rumah warganya masih bangunan lama,

Thursday, 12 January 2012

#MalJumCeria "Sudah ngantuk atau sudah tahu?"

“minggu depan kostan kamu habis ya Ri, mau diterusin atau mau pindah? Maaf loh, bapak Cuma nanya” tanya Pak Tanto pada Ari, mahasiswa yang ngekost di kostannya.

“oh iya pak ga apa-apa, kayaknya saya mau pindah aja Pak” jawabnya.

“oh iya kalo begitu, maaf ya sekali lagi, bapak nanya soalnya ada mahasiswa lain yang nanya kamar kosong, bapak jadi ga enak” sambil lalu, langsung keluar dari halaman kostan.

Kostan Pak Tanto mempunyai 10 kamar yang terletak di belakang